1. Ideologi Perusahaan
Believe (Kepercayaan): Menunjukkan keyakinan perusahaan bahwa bisnis harus berlandaskan pada prinsip kebermanfaatan untuk sesama dan lingkungan. Hal ini mengacu pada nilai-nilai spiritual yang diambil dari ayat-ayat Al-Qur'an yang mengajarkan pentingnya sedekah, kesejahteraan, dan kebaikan.
Purpose (Tujuan): Hayuta Indonesia bertujuan untuk memajukan Indonesia melalui pengembangan pertanian berkelanjutan dan penggunaan teknologi digital marketing untuk kesejahteraan masyarakat, meningkatkan keterampilan petani lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Filosofi: Setiap individu memiliki potensi luar biasa untuk berkembang. Hayuta Indonesia hadir sebagai teman dan mitra untuk membantu mewujudkan potensi tersebut melalui pelatihan digital marketing dan agrobisnis.
2. Identitas Perusahaan
Visi: Menjadi pemimpin di bidang pelatihan dan edukasi digital marketing serta agrobisnis di Indonesia.
Misi: Memberikan pelatihan berkualitas, mengembangkan inovasi, menjalin kemitraan dengan perusahaan dan institusi terkait, serta meningkatkan keterampilan wirausaha dan karir peserta.
Corporate Prinsip: Disiplin, Agile (fleksibilitas), Spiritual, dan Fokus, yang semuanya berfokus pada pengembangan diri dan peningkatan kualitas.
Corporate Value (Nilai): APIK (Agile, Profesionalisme, Inovasi, Kualitas) sebagai nilai utama dalam setiap kegiatan perusahaan.
Corporate Culture (Budaya): Budaya perusahaan yang terus memperbaiki diri, belajar, dan mengeksekusi setiap keputusan untuk mencapai tujuan.
3. Struktur Takdir
Struktur Takdir berisi 9 elemen yang membantu individu merencanakan dan mengevaluasi perjalanan hidup mereka untuk mencapai tujuan. Elemen-elemen tersebut meliputi keyakinan spiritual, tujuan hidup, harapan, sasaran jangka panjang dan pendek, serta tindakan yang perlu diambil untuk mencapai takdir yang telah ditentukan.
Secara keseluruhan, perusahaan ini mengedepankan nilai kebermanfaatan, pertumbuhan individu, dan inovasi untuk mencapai tujuan yang lebih besar, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan melalui pelatihan di bidang digital marketing dan agrobisnis.

0 Komentar